Rabu, 13 November 2013

==GURU KU, ORANGTUA KU SANG INSPIRASI HIDUPKU==





Murid  dan Guru merupakan dua sosok seseorang yang saling terkait. Ada Guru ada pula Murid . Mereka keduanya sama-sama seorang pecinta Ilmu. Sama-sama saling memperkaya ilmu dan sama-sama saling mencintai majelis keilmuan.
Posisi guru terhadap Murid  ibarat seseorang yang lebih di..(dihormati,diteladani, dituakan etc). Sedangkan posisi Murid  terhadap Guru ibarat seseorang yang mesti lebih me..(menghormati, meneladani).

Guru tidaklah pula semata seseorang yang berada di luar dari hubungan darah dalam tautan sebuah keluarga. Melainkan guru dapat berupa orangtua kita. Kakak kita maupun siapapun seseorang disamping kehidupan kita.

Dalam kenyataan&kebijaksanaan dalam menyikapi sebuah kehidupan. Posisi Murid  tidaklah mesti selalu diayomi,dan harus terus berada dibawah bayang-bayang guru.

Seorang Murid , pada masa nya dan suatu waktu nanti. ia kelak akan dapat mengaplikasikan ilmu-nya yang telah dipelajari selama ia belajar,berguru dan mengabdi kepada seseorang guru maupun orangtua kita sendiri untuk nantinya dapat diaplikasikan dalam sebuah kehidupan serta untuk kemashlahatan masyarakat maupun ummat.

Saya menyebutnya kesemua hubungan antara seorang murid dan Guru, serta seorang anak dengan seorang Orangtua kesemuanya ini dengan istilah” Guru ku, Orangtuaku sang Inspirasi Hidup ku”.

Inspirasi Hidup adalah merupakan sebuah Keilmuan. Keilmuan bisa didapat dengan belajar sungguh-sungguh bersama siapapun baik dengan Guru maupun Orangtua.

Wahai Guru Ku, Orangtua ku sesungguhnya engkaulah salah satu bagian dari sang Inspirasi Hidupku.

Belajarlah, karena tak seorangpun dilahirkan berilmu! Dan tidaklah orang berilmu spt orang yg bodoh. Biarpun petinggi bangsa,tapi tak berilmu, ia kecil ketika pasukan mengepungnya. Biarpun orang kecil, tapi berilmu, ia besar ketika banyak orang merujuk kepadanya. Tak seorangpun yang mencari sesuatu dengan sungguh-sungguh dan jujur kecuali ia pasti meraihnya,kalau ia tidak meraih semuanya,ia pasti meraih sebagiannya.

SEJARAH pun Mengisahkan...

Kagum mengagumi antara seorang Murid (Pemuda/i) dan guru pernah dikisahkan kala itu, Imam Syafi’i (Seorang Ulama Fiqih (hukum Islam) yang terkenal dan mempunyai pengikut yang ramai di Negara-Negara yang ramai penduduk Islamnya terutama di Indonesia dan Malaysia) terhadap sang guru imam Malik bin Anas

Kala itu, Imam Syafi’i menyatakan kekagumannya setelah menjadi Imam dengan pernyataannya yang terkenal berbunyi: “Seandainya tidak ada Malik bin Anas dan Sufyan bin Uyainah, niscaya akan hilanglah ilmu dari Hijaz.”

Beliau juga menyatakan kekagumannya kepada Imam Malik bahwa “Bila datang Imam Malik di suatu majelis, maka Malik menjadi bintang di majelis itu.” Beliau juga sangat terkesan dengan kitab Al-Muwattha’ Imam Malik sehingga beliau menyatakan: “Tidak ada kitab yang lebih bermanfaat setelah Al-Qur’an, lebih dari kitab Al-Muwattha’ .” Beliau juga menyatakan: “Aku tidak membaca Al-Muwattha’ Malik, kecuali mesti bertambah pemahamanku.”
Dari berbagai pernyataan beliau dapatlah diketahui bahwa guru yang paling beliau kagumi adalah Imam Malik bin Anas, kemudian Imam Sufyan bin Uyainah.

Sebaliknya, sang guru Imam Malik bin Anas begitu mengagumi tingkat kecerdasan syafi’i. Dikisahkan beliau (Imam Syafi’i) mampu menghapal dan memahami dengan cemerlang kitab karya Imam Malik, yaitu Al-Muwattha’. kitab Al Muwatha’ karangan imam malik yang berisikan 1.720 hadits pilihan dihafalnya di luar kepala.

Tingkat kecerdasan beliau tampak sejak Sejak kecil Syafi’i cepat menghafal syair, pandai bahasa Arab dan sastra sampai-sampai Al Ashma’i berkata,”Saya mentashih syair-syair bani Hudzail dari seorang pemuda dari Quraisy yang disebut Muhammad bin Idris,” Imam Syafi’i adalah imam bahasa Arab. Dikisahkan pula saat berusia 9 tahun, beliau telah menghafal seluruh ayat Al Quran dengan lancar bahkan beliau sempat 16 kali khatam Al Quran dalam perjalanannya dari Mekkah menuju Madinah.
Imam An-Nawawi pun pernah berkata, ”Ketahuilah bahwa sesungguhnya Imam Asy-syafi’i adalah termasuk manusia pilihan yang mempunyai akhlak mulia dan mempunyai peran yang sangat penting dalam sejarah islam. Pada diri Imam Asy-Syafi’i terkumpul berbagai macam kemuliaan karunia Allah, di antaranya nasab yang suci bertemu dengan nasabnya Rasulullah dalam satu nasab dan garis keturunan yang sangat baik semua ini merupakan kemuliaan paling tinggi yang tidak ternilai dengan materi.

Di kesempatan dan kisah lainnya, keteladanan seorang ibu membuat kagum sang anak. Dikisahkan sewaktu kanak-kanak seorang syeikh Abdul Qadir Jaelani(seorang yang diagungkan pada masanya. Diagungkan oleh para syeikh, ulama, dan ahli zuhud. Serta banyak memiliki keutamaan dan karamah) pernah diajari oleh ibunya tentang kejujuran, bersikap benar, dan tidak berbohong dalam aplikasi kehidupan. Pesan sang bunda itu ia pegang teguh selama hidupnya.

Pada usia 8 tahun, Abdul Qadir meninggalkan Jilan menuju Bagdad dengan bekal dari ibunya, berupa 40 keping uang emas, warisan ayahnya, Shalih Musa Zanki Dausath. Begitu jujurnya, di perjalanan ia sempat hendak dirampok, dan dengan jujur ia mengatakan bekal yang ia bawa ada dalam jahitan kain. Kecerdasan beliau (syeikh) pernah dikisahkan bahwa Imam Adz Dzahabi menyebutkan biografi Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dalam Siyar A’lamin Nubala, dan menukilkan perkataan Syeikh sebagai berikut,”Lebih dari lima ratus orang masuk Islam lewat tanganku, dan lebih dari seratus ribu orang telah bertaubat.”

Di lain hal, Sayyid Quthb (ulama besar Mesir) pernah mengisahkan kekagumannya terhadap sang Ibu yang telah mencontohkannya dalam cerminan kehidupan sehari-harinya.Di dalam salah satu tulisannya, Sayyid Quthb menulis, “Dimana saja saya bermain, terdengar ibuku sedang membaca Al-Qur’an.” Oleh karenanya saudara-saudara kandung (termasuk) Sayyid Quthb juga merupakan para penghapal Al-Qur’an. Muhammad Quthb, Aminah Quthb dan Hamidah Quthb, semuanya merupakan hafidz Al-Qur’an (hapal Al-Qur’an)

Katakanlah, ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS.39 : 09)
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al Mujadalah: 11)
 Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu mengatakan “Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15)

Ibnul Qayyim al-Jauziyah, Murid (Pemuda/i) terkemuka Syaikhul Islam Ibn Taimiyah, juga menulis sebuah buku berjudul Al-Ilmu. Beliau mengutip ungkapan Abu Darda’ r.a. yang menyatakan: “Barangsiapa berpendapat bahwa pergi menuntut ilmu bukan merupakan jihad, sesungguhnya ia kurang akalnya.” Abu Hatim bin Hibban juga meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah r.a., yang pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa masuk ke masjid ku ini untuk belajar kebaikan atau untuk mengajarkannya, maka ia laksana orang yang berjihad di jalan Allah.”

" Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk, maka ia akan mendapatkan pahala sebanyak pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka. Barangsiapa yang menyeru kepada kesesatan, maka ia akan menanggung dosa sebanyak dosa orang yang mengikutinya itu tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa mereka " [Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim no. 2674]

“ Sesungguhnya, semua pekerjaan itu sesuai dengan niatnya dan setiap yang diberikan ganjaran sesuai dengan niat perbuatannya ” (HR. Bukhari)

“ Barangsiapa mempelajari ilmu yang seharusnya dilakukan untuk mencari keridhoan Allah SWT, namun ia mempelajari ilmu-ilmu itu untuk memperoleh harta-harta dunia, maka ia tidak akan mencium wewangian surga pada hari kiamat ” (HR Abu Dawud dan Al Hakim)

“Ilmu itu laksana lemari (yang tertutup rapat ) dan kunci pembukanya adalah pertanyaan.Oleh sebab itu bertanyalah kalian karena sesungguhnya  dalam tanya jawab diturunkan 4 macam pahala,yakni untuk penanya,orang yg berilmu(yg sedang menjawab pertanyaan),para pendengar dan orang yang mencintai mereka.” (HR.Abu Nu’aim).

“Ya Allah, jadikanlah usiaku yang paling baik adalah pada penghujungnya, dan amalku yang terbaik adalah pungkasannya, dan hari-hariku yang terbaik adalah hari-hari saya bertemu dengan-MU.” [al Hadits].

Senin, 10 Juni 2013

KEGIATAN REHAB RUANG GURU DAN RUANG TU DAN KEPALA

Assalamu'alaikum, Wr, Wb...
Segala Puji Bagi Allah SWT yang senantiasa membrikan rasa nikmat bagi hamba-hambaNYA..
Dengan ridha Allah SWT, dan kemauan yang besar dari Kepala Sekolah dan Dewan guru akhirnya Ruang Guru yang menggabung dengan Ruang kepala dan ruang TU dapat terrealisasi di rehab, walaupun dengan terbatas dengan materi. Tapi dengan semangat Kepala Sekolah dan Dewan guru kemauan itu dapat terwujud.
Karena Kondisi Ruang Guru yang Menggabung dengan ruang kepala dan TU ini hanya beruukuran 5 x 5 M dan dengan kondisi yang sudah tidak layak pakai. Karena jika turun hujan, air hujan dapat membasahai lantai yang ada di ruangan dan membasahi dokumen-dokumen penting.




 Keadaan atau kondisi bangunan di MTs Nurul Falah Tunjung Ketug kurang layak karena, Ruang guru yang menggabung dengan ruang kepala dan TU, selain itu juga MTs Nurul Falah juga hanya memiliki 4 Rombel dengan jumlah siswa 151, tahun ini siswa di prediksi meningkat 20%. dengan kondisi yang sekarang 1 rombel di isi oleh 50 siswa, tahun ini kemungkinan besar akan terjadi lagi bahkan lebih, kalau tidak ada bantuan dari pihak terkait atau pihak lain.
Dimana kondisi dinding sekolah yang sudah pada hancur.

Tampak dari Luar Kelas 

Tampak Dari Dalam Kelas
MTs Nurul Falah adalah sekolah di pusat kecamatan Tunjung Teja yang berlokasi strategis berada di samping alun-alun kecamatan Tunjung Teja, namun kondisi bangunan yang kurang ideal. selain itu juga MTs Nurul Falah Tunjung Ketug merupakan sekolah yang sangat berprestasi di tingkat kecamatan maupun daerah kabupaten serang. 
Tropi-tropi setiap tahun menambah dari juara 1 sampai juara umum, di bidang olahraga, sains, maupun seni.
Dengan itu kami segenap pengurus dan dewan guru memohon pihak terkait Kementrian Agama Pusat (Kemenag) maupun daerah dan Kemendikbud melihat kondisi sekolah kami. atau dari pihak lain yang mau membantu di MTs Nurul falah Tunjung Ketug demi tercapainya dunia pendidikan yang baik serta mencapai tujuan pendidikan nasional. 
Segala bantuan, kritik dan saran kami tampung. s
terima kasih.
By: 
Nasrudin, S.Pd.I
085718113608

Rabu, 24 April 2013

MTs Nurul Falah Tunjung Ketug Butuh Sarana dan Prasarana untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Tunjung Teja - Kab. Serang Banten, Salah satu sekolah lanjutan di pinggiran Kecamatan Tunjung Teja adalah MTs “ Nurul Falah “ Tunjung Ketug Desa/kec. TUnjung Teja. Sekolah yang bernaung di bawah Yayasan  “ NURUL FALAH “ sangat membutuhkan sarana dan prasarana. Sekolah ini hanya memiliki 4 ruang kelas (RKB), 1 ruang guru yang menggabung dengan ruang kepala dan 1 ruang perpustakaan yang sempit. 
“ Untuk ruangan kelas sampai saat ini belum masih cukup , dimana dalam satu ruangan kelas terdapat 45 siswa sampai 53 siswa, dengan kriteria sebagai berikut :
Kelas VII 1 ROMBEL dengan jumlah siswa 55, 
Kelas VIII 1 ROMBEL denganjumlah siswa 55, dan
Kelas IX 1 ROMBEL  dengan jumlah siswa 4.
Ruang Guru yang berukuran 5x6 M bergabung dengan ruang TU dan kepala sekolah.
Dan ruang perpustakaan yang hanya berukuran 2x5m.

Sampai saat ini untuk bangunan, dan sarana prasarana amat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas di Sekolah MTs nurul falah tunjung ketug, karena pasilitas yang ada amat sangat kurang “, kata Mutmainah, S.Pd.I. Kepala MTs “ Nurul Falah Tunjung Ketug“. 
                                                            Kepala sekolah

Mutmainah mengemukakan , MTs yang dipimpinnya bertepatan di pusat kota kecamatan Tunjung Teja tepatnya berada di samping kantor kecamatan Tunjun Teja. Lokasinya cukup luas ,sehingga madrasah bisa mengembangkan diri untuk peningkatan mutu pendidikan. Saat ini selain Ruang Kelas Baru (RKB) yang di butuhkan, dibutuhkan pula ruangan penunjang lainnya perpustakaan, laborat dan gedung serba guna. Musholla untuk sholat berjamaah juga dibuthkan di depan gedung sekolah, selain itu masih ada tanah yang luas untuk pengembangan sekolah.

“ Jumlah siswa kami masih lumayan banyak pada tahun pelajaran 2012/2013 masih ada 165 siswa sedangkan yang mengikuti UN sejumlah 45 anak. Jika dilihat prestasi siswa kami cukup bagus ditataran kabupaten Serang sekolah kami masuk peringkat 10 besar. Harapan kami dengan pengembangan sarana prasarana ke depan peringkatnya akan naik lagi”, 

                                                                  Ruang Guru
Ruang guru yang menggabung dengan ruang kepala dan staf TU yang hanya berukuran 5x6 M dengan jumlah guru 14 orang. membutuhkan perluasan bangunan.


                                                             Ruang belajar siswa
Ruang belajar Siswa yang kapasitas kelas hany 30 orng namun di isi oleh 40 sampai 50 siswa perkelas, dengn kata lain satu ruang kelas menggunakan ruang kelas besar. Butuh penambahan ruang kelas baru untuk mengikuti aturan standar sarana pendididikan.
Ruang perpustakan menggunakan system perpustakaan digital namun, kondisi yang hanya menggunakan ruangan yang berukuran 2x5 m.

Untuk jumlah pengajar atau guru di sekolahnya sudah cukup , dan lebih 90 persen berpendidikan Sarjana . Beberapa diantaranya ada yang sudah bersertifikat ,harapan ke depan semua guru tersebut bisa mendapatkan sertifikat dari diknas atau pemerintah. Selain sebagai wujud penghargaan terhadap kesejahteraan guru , diharapkan pula dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya. Oleh karena itu dia mengharapkan ada alokasi tambahan bagi guru yang bersertifikat setiap tahunnya.

Selain warga desa Tunjung Teja , siswa yang bersekolah di madrasah ini datang dari desa tetangga seperti Kemuning, Malanggah,Pancaregang dan tetangga desa lainnya. Rata-rata mereka dari ekonomi menengah ke bawah . Oleh karena itu sekolah memberikan perlakuan khusus pada mereka yang benar-benar tidak mampu untuk membebaskan mereka dari biaya sekolah. Dan sekolah MTs Nurul falah Tunjung Ketug 100% membebaskan biaya sekolah, dari segala aktifitas sekolah....
Semoga yang diharrapkan dapat terwuud


Rabu, 17 April 2013

Menerapkan Nilai-nilai Kebaikan (Shalat)

Sehari semalam kita melaksanakan shalat lima waktu dan dalam shalat kita dianjurkan mengumandangkan adzan dan iqomah, dan kedua anjuran samawi tersbut adalah sebanyak 70 kali (hayya 'ala shalah) marilah kita menunaikan shalat.

Tugas berat berada di pundak para cendikiawan yang memililki pengetahuan tentang ISLAM. mengenalkan shalat kepada masyarakat, khususnya pada generasi penerus (muda) mulai dari sekolah dan lingkungan, sesuai kecerdasan dan pengetahuan masing-masing, sehingga mampu mengenali makna dan rahasia shalat yang terkandung di dalamnya serta mengenali apa-apa yang selama ini belum mereka kenal.

Sekolah yang mengedepankan nilai-nilai Islam merupakan tumpuan bagi masyarakat dan para orang tua wali murid agar supaya anak-anaknya bisa menggapai cita-cita dengan tidak mengesampingkan kewajiban sebagai umat Islam. Namun, di sisi lain sekolah-sekolah Madrasah selalu berusaha semaksimal mungkin menerapkan segala cara demi tercapainya tujuan pendidikan Nasional dan keinginan para orang tua walau masih pada kenyataan di dalamnya masih sangat banyak kekurangan untuk menunjang Mutu Pendidikan sesuai yang diharapkan.

Dengan menerapkan shalat sebagai pondasi kehidupan pada generasi penerus tentunya diharapkan terbentuknya masyarakat yang sejahtera demi menunjang Bangsa yang bermartabat.
Karena untuk mencegah dari segala fenomena arus globalisasi yang meracuni di kalangan kaum remaja selain nasihat yaitu dengan menerapkan arti penting nilai-nilai keagamaan khususnya Shalat. karena shalat bisa mencegah dari perbuatan keji dan munkar. 

Jika dalam hatimu senantiasa hadir
Maka Allah akan memancarkan cahaya padamu
Jiwa shalat itu adalah kehadiran hati
Jiwamu akan berbinar lantaran kehadiran hati
Jika engkau merasakan nikmatnya shalat
Maka akan melakukan ibadah yang tiada terkira...

Kamis, 11 April 2013

Kegiatan Ekstrakulikuler Sekolah

Kegiatan Ekstra merupakan kegiatan yang ritun di jalankan di luar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), tak lain untuk menggali minat dan bakat para siswa, untuk membekali keberanian di bidang yang minatinya dan untuk bersaing di bidang PORSENI di tingkat daerah maupun lebih. Adapun kegiatan ektstrakulikuler di MTs Nurul Falah TUnjung Ketug adalah :

1. OSIS / LDKS 
2. Pramuka
3. Muhadoroh / Rois
4. Volly Ball
5. Kesenian
     a. Marawis
     b. Qasidah
     c. Pencak Silat

Dengan serangkaian kegiatan Ekstrakulikuler minat para siswa selalu bertambah, Kendala yang sering di dihadapi adalah ketersediannya sarana dan prasarana atau alat penunjang kegiatan Ekstrakulikuler dan Intakulikuler. 
Dimana MTs Nurul Falah Tunjung Ketug memiliku 4 Ruang belajar dengan jumlah siswa 151, 1 Ruang Guru menggabung dengan ruang kepala dan TU.  tentunya ketersediaan sarana amat sangat kami butuhkan untuk sebagai bahan penunjang segala rutinitas kegiatan di Sekolah.
Tapi dengan semangat para pembimbing dan antusias para siswa kendala tak jadi halangan demi meraih cita-cita, dan SELALU MENJADI YANG TERDEPAN..........


VOlly Ball Juara 1 Tingkat Kabupaten/kota Serang.





Pramuka Juara 1 tingkat Kwaran Tunjung Teja





Semangat LDKS di tengah Hujan melanda








Pencak silat






Kelompok Marawis

Selasa, 09 April 2013

Dewan Guru MTs Nurul Falah Tunjung Ketug.

Selamat datang

Assalamu'alaikum Wr, Wb...
Selamat datang di BLOG MTs Nurul Falah Tunjung Ketug. semoga dengan adanya blog ini segala kegiatan KBM dan Ektrakulikuler sekolah dapat menginspirasi untuk lebih maju di bidang KBM, olahraga, Pramuka, seni dan lain sebagainya.